Cara Menghitung Masa Subur Wanita


Berbicara tentang masa subur, erat kaitannya dengan kehamilan. Masa subur adalah fase di mana ovum atau sel telur telah matang dan kemudian dilepas dari ovarium atau indung telur yang tandanya siap untuk dibuahi. Proses ini dinamakan ovulasi atau masa subur.



Jika pada saat masa subur tidak terjadi pembuahan, maka sel telur yang telah menempel di dinding rahim akan meluruh yang kemudian terjadilah menstruasi. Itulah sebabnya kenapa saat hari pertama menstruasi banyak wanita yang mengalami dismenorhea atau nyeri haid.

Baca juga : Cara Mudah Menghitung Manual Tafsiran Persalinan

Bagi pasangan yang sedang melakukan program hamil harus benar-benar memperhatikan kapan masa suburnya tiba, terutama masa subur bagi wanita. Karena di fase tersebut, tinggi kemungkinan untuk hamil.

Kendalanya, tidak semua wanita tahu bagaimana cara menghitung masa subur yang benar. Untuk mengetahui masa subur, harus tahu berapa siklus mentruasi yang dialami tiap bulannya.

Siklus menstruasi adalah siklus yang terjadi dari hari pertama menstruasi sampai hari pertama menstruasi berikutnya di bulan yang mendatang. Siklus menstruasi yang normal terjadi selama 21-35 hari. Jika memiliki siklus menstruasi berada di angka 21-25 maka dikatakan sebagai siklus menstruasi pendek. Dan jika memiliki siklus menstruasi di angka 30-35 maka disebut sebagai siklus menstruasi panjang.

Dikatakan siklus menstruasi yang teratur tiap bulan adalah ketika siklus menstruasi selalu terjadi selama 28 hari. Bagi wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur selama 28 hari tiap bulan, untuk menentukan masa suburnya cukup mudah. Yaitu, masa subur terjadi di hari ke 14 setelah hari pertama haid. Misal menstruasi hari pertama pada tanggal 10 Februari, maka masa suburnya terjadi pada tanggal 24 Februari.

Pada hari ke 14 tersebut merupakan puncaknya masa subur yang sangat baik untuk pasangan yang sedang program hamil. Sedangkan 3 hari sebelum dan sesudah hari ke 14 adalah masa subur biasa. Karena masa subur biasanya terjadi selama 7 hari.

Baca juga : Perubahan yang Saya Alami ketika Hamil dan Melahirkan

Lalu, bagaimana cara menghitung masa subur bagi wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur?

Bagi wanita yang tiap bulannya mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur atau selalu berubah-ubah tiap bulan. Cara menghitungnya cukup rumit. Kita harus menyiapkan buku catatan dan pulpen untuk menulis berapa siklus mentruasi di 6 bulan terakhir. Misal selama 6 bulan terakhir memiliki siklus menstruasi 29, 27, 28, 25, 30, dan 33. Setelah didapatkan hasilnya, pilih siklus menstruasi terpendek dan terpanjang di antara 6 siklus menstruasi tersebut.

Dari contoh di atas, siklus menstruasi terpendek adalah 25 dan siklus menstruasi terpanjang adalah 33. Kemudian, siklus menstruasi terpendek dikurangi 18 dan siklus menstruasi terpanjang dikurangi 11

Contoh :

Siklus menstruasi terpendek 25-18 = 7
Siklus menstruasi terpanjang 33-11 = 22

Berarti masa suburnya terjadi di hari ke 7-22 yang dihitung saat terjadi menstruasi di hari pertama. 

Bagi wanita yang tidak rutin mencatat jadwal hari pertama menstruasi. Pastinya kedua cara di atas cukup sulit untuk menentukan masa subur.  Untuk itulah, pentingnya mencatat tanggal di mana terjadi menstruasi hari pertama.

Untuk menentukan masa suburnya ada beberapa tanda yang kita alami saat masa subur terjadi yang bisa kita ukur dan coba.

💚 Ukur Suhu Basal Tubuh

Suhu basal tubuh adalah suku terendah yang terjadi saat istirahat. Suhu basal tubuh yang normal adalah 35.5°c - 36.6°c. Untuk mengukur suhu basal tubuh harus setelah bangun tidur pagi hari sebelum melakukan aktivitas apa pun dengan memasukkan termometer di bagian alat vital bagian depan maupun belakang. Jika hasil suhu tubuhnya sedikit naik beberapa derajat dari suhu normal, berarti artinya masa subur sedang terjadi.

💚 Memeriksa Lendir Serviks/Rahim

Setelah selesai menstruasi, biasanya terdapat lendir di dalam rahim. Lendir rahim bisa berbentuk cair, kental dan semi kental. Ketika masa subur terjadi, lendir rahim dalam keadaan kental. Untuk menentukannya apakah kental atau cair, cukup dengan mengambil sampel lendir dengan jari dan regangkan lendir tersebut dengan kedua jari. Jika lendir tersebut tidak mudah putus, maka dapat dipastikan sedang dalam keadaan masa subur.

💚 Libido Meningkat

Bagi beberapa wanita, ketika masa subur terjadi, libido menjadi lebih meningkat. Jika dirasa libido/gairah meningkat, tidak menutup kemungkinan sedang terjadi masa subur.

💚 Menggunakan Testpack Kesuburan

Saat ini tersedia juga testpack kesuburan yang bisa digunakan untuk mengukur masa subur. Cara pemakaiannya sama dengan testpack kehamilan. Jika hasilnya positif, maka artinya sedang masa subur.

Keempat metode di atas bisa dipraktekkan untuk menentukan masa subur bagi yang tidak memiliki catatan siklus menstruasi terjadi.



Salam,

11 comments

  1. Waaa makasih postingan yang infomatif banget ini. Alhamdulillah, aku abis nikah langsung hamil mbak. Pas resepsi aku masih datang bulan. Belum sempet ngitung masa subur, eh ternyata malah hamil. Hihiihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi sama dong mba. Saya pas nikah lagi mens juga. Eh sebulan kemudian hamil

      Delete
  2. Duh penting banget ini ya. Aku dari dulu ga pernah nyatet. Hamil anak pertama itu setahun setelah nikah. Yang kedua baru bbrp bulan lalu keguguran masih usia 5 minggu huhu. Sekarang harus mulai nyatat2 siklus nih. Makasi banyak, Bun! ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mba bagi saya sih penting banget catet tanggal hari pertama mens itu.

      Delete
  3. aku termasuk yg menstruasi pendek jadi harus tajin dicatat ya mbak untuk hitung masa suburnya.. btw terima kasih infonya bermanfaat banget ��

    ReplyDelete
  4. Iya, mba baiknya emang dicatat tiap bulan. Selain buat ngitung siklus, pas hamil nanti juga bermanfaat buat ngitung HPL dan usia kehamilan.

    ReplyDelete
  5. I honestly ga paham paham cara midah menghitung masa subur mba.. aku jalanin aja, atau biasanya tanya dokter ku langsung hehehe

    ReplyDelete
  6. Kalau saya dulu pakai aplikasi, jadi lebih mudah ngitungnya.

    Tapi tetep aja belum di kasih2 ama Allah.
    Giliran gak peduli ama masa subur, ehhh malah di kasih 😊

    ReplyDelete
  7. Aku Masih belum ngerti tdinya mba cara menghitung masa subur. Jadi ngerti deh skrg

    ReplyDelete
  8. Makasih yah sharing nya, penting banget nih buat aku yang lagi merencanakan kehamilan.

    ReplyDelete
  9. Harus di bookmark nih postingannya. Soalnya aku masih bingung bingung ngitung masa subur. Hihihiii. makasi infonya ya maaaak

    ReplyDelete

Welcome to my daily life as full time mom and part time blogger dan terima kasih sudah mampir ke rumah.