Membangun Rumah Zaman Now untuk Investasi dengan Harga Jual Tinggi


Kalau sudah menikah, lebih baik pisah rumah meski ngontrak"
Sering kan denger nasihat kaya gitu? Itu nasihat yang ibu saya katakan juga setelah saya nikah. Menurut ibu saya, kalau setelah nikah masih numpang di orangtua, pasti bakal ada yang ngerasa nggak enak dari suami maupun istri. Kalau tinggal di rumah orangtua si istri, suami yang merasa nggak nyaman atau betah. Kalau tinggal di rumah orangtuanya suami, istri lah yang merasa demikian. Jadi daripada serba salah, lebih baik misah meski ngontrak.

Setiap pasangan suami istri, pasti pada pengen punya rumah sendiri. Rumah yang bersertifikat hak milik sendiri, bukan ngontrak maupun nyewa. Betul? Sama, salah satu keinginan saya dan suami pun adalah punya rumah sendiri yang nantinya bisa diwariskan atau dikasih ke anak cucu untuk ditinggali.

Tapi, untuk punya rumah sendiri itu butuh budget yang nggak sedikit. Biaya untuk beli tanah, bangun/beli rumah, bayar tukang, dan perlengkapan isi rumah. Satu-satunya cara ya ngontrak/sewa dulu sambil dikit-dikit nabung dari income bulanan.

Tiap tahun, harga tanah atau bangunan selalu melonjak drastis. Terbukti, sekarang banyak yang menginvestasikan harta bendanya dalam bentuk tanah atau bangunan. Menurut saya, kalau investasi tanah sih mungkin bakal oke-oke aja ya. Karena masih berupa bahan mentah jadi nggak rawan cepet rusak. Beda dengan bangunan, antara tahun pertama dan kedua, pasti bakal ada perbedaan. Entah itu ada beberapa bagian yang rusak, dll.

Untuk berinvestasi berupa bangunan agar tetep awet dan harga jualnya bisa tinggi, salah satu caranya adalah penggunaan material yang berkualitas bagus. Kalau pake material yang ecek-ecek, bakal sering ada perbaikan yang justru bikin gede pengeluaran.

Karena faktanya nih, ada 5 area di dalam rumah yang rawan cepet rusak dan kusam.
  • Kamar Mandi
  • Dapur
  • Interior/Eksterior
  • Kolam Renang
  • Garasi


Image source: Pixabay.com 

Kenapa? Karena ke 5 area tersebut lebih sering terpapar benda atau bahan yang bikin materialnya cepet rusak dan kusam. Seperti air di kamar mandi/kolam renang, tumpahan kopi, saus dan kecap di dapur, dan ban mobil/motor yang bekas pakai di area garasi. Benda-benda tersebut bakal cepat merusak keramik kalau nat keramik yang dipakai berkualitas ecek-ecek. Nat keramik bisa cepet berlubang, atau bahkan pecah karena nggak kuat menahan beban berat seperti mobil.

Solusinya apa? Solusinya adalah pakai bahan nat keramik yang sesuai kebutuhan. Btw tau ga, kalau pengisi nat keramik untuk keramik dapur nggak bisa dipake untuk keramik kamar mandi. Karena tingkat kerawanannya beda, maka perlu pengisi nat keramik yang memang sesuai dengan kebutuhan.


Contoh keramik yang nat-nya rusak.

Nah, dengan memakai pengisi nat keramik yang sesuai kebutuhan dan kualitasnya oke. Nat keramik di 5 area yang rawan rusak tadi bakal jadi lebih awet.
Salah satu contoh pengisi nat keramik yang bisa mengatasi 5 masalah tadi adalah produk pengisi nat dari MU-Weber.

Fyi, MU-Weber adalah perusahaan nasional pertama yang memproduksi mortar instan siap pakai (premixed mortar) dengan mesin berteknologi terkomputerisasi.

Berdiri di tahun 1996, MU-Weber memiliki lebih dari 3000 sales point, 3 pabrik dan lebih dari 38 produk yang terbagi 4 kelompok :

  • Solusi Lantai
  • Solusi Dinding 
  • Solusi Perekat Keramik
  • Solusi Perbaikan dan Teknikal

Sekarang, ada produk baru dari MU-Weber yang bisa mengatasi 5 area rawan rusak, yaitu Solusi Pengisi Nat Keramik. Perekat keramik atau pengisi nat keramik MU-Weber mempunyai 5 jenis yang memang disesuaikan dengan kebutuhan 5 area rumah rawan rusak.




  • MU-408 PowerBathroom dengan fitur “Easy Clean” dan “SmartShield Pro” khusus untuk nat keramik kamar mandi
  • MU-408 PowerPool dengan fitur “Easy Clean” dan “SmartShield Plus” khusus untuk nat keramik area kolam renang
  • MU-408 ColorOutdoor dengan fitur “Easy Clean” dan “Active Defense” khusus untuk nat keramik teras, garasi, dan balkon. 
  • MU-408 ColorFill dengan fitur “Easy Clean” khusus untuk nat keramik interior/eksterior
  • MU-408 ColorKitchen dengan fitur “Easy Clean” dan “Stain Repel” khusus untuk nat keramik dapur. 




Nah, dengan menggunakan material yang berkualitas bagus dan sesuai kebutuhan, rumah yang dibangun pasti jadi lebih awet, sehingga rumah bisa jadi investasi dengan harga jual tinggi.



Persis seperti yang dikatakan Ibu Francisca Wungu, selaku Arsitek dan Editor IDEA Magazine yang hadir sebagai pembicara di acara #Obsat203 dengan tema "Rumah Zaman Now" pada tanggal 19 Juli 2018 di FX Sudirman kemarin, bahwa rumah adalah investasi. Bu Sisca juga bilang loh, dengan membangun rumah yang “Siapa gue banget” alias desain interior dan eksteriornya mencerminkan pribadi kita sendiri pasti membuat penghuninya nyaman.


Lani Usagi (MC), Yudhi Puspa (Arsitek) , Francisca (Arsitek), Ary Amry (Product Spesialis MU-Weber) 
Jadi pesan Bu Sisca, sebelum bangun rumah, baiknya konsultasi dulu ke ahlinya yaitu Arsitek. Selain bisa custom desain yang kita inginkan, juga bisa memaksimalkan budget yang kita punya untuk bangun rumah karena bakal ada perhitungan biaya mendetail dari Arsitek.

Menurut Mas Ary Amry selaku Product Spesialis MU-Weber, 1 sak ukuran 1kg pengisi nat keramik MU-Weber bisa dipakai untuk 5 meter keramik. Selain hemat karena harganya cuma belasan ribu, waktu yang terpakai juga efektif dan efisien karena MU-Weber adalah produk mortar instan, jadi tinggal diaduk sama air tanpa perlu penambahan apa-apa.

Selain itu, Pengisi Nat Keramik MU-Weber ada banyak pilihan warna, nggak monoton cuma abu-abu.


Itu contoh macam-macam warna pengisi nat keramik untuk kamar mandi. Ini sih, selain bikin keramik kamar mandi awet, juga bikin tampilan keramiknya jadi lebih cantik.

Tertarik coba? Bisa kunjungi akun Instagramnya @mortarutama.weber dan websitenya www.mortarutama.com untuk informasi lebih lanjut. Di website tersebut ada informasi produk, lokasi terdekat untuk bisa beli produk MU, dll.

Salam,

11 komentar

  1. Oooh nat pun beda-beda ya tergantung fungsi. Iya nih penting di-nat ulang beberapa tahun sekali supaya rumah awet.

    BalasHapus
  2. Nat keramik di rumah aku yang sekarang jelek banget. Bawaan dari pengembang seh. Jadi harus dilakukan rehab supaya bagusan dikit, hiks. Ini kayaknya bagus ya :D

    BalasHapus
  3. Adanya arsitek tu perlu banget y utk mebangun rumah dan bahan bangunan yg bagus jg menentukan kenyamanan rumah

    BalasHapus
  4. Jadi inget nat di kamar mandi udah pada keropos, nanti pakai MU-Weber ini ajalah biar mantap

    BalasHapus
  5. aq jg nih jd pgn vermak kamar mandi tersepona sm produk Mortar Weber :D

    BalasHapus
  6. Oh itu namanya Nat keramik. Aku malah baru tau, haha.. wah nyesel aku baru tau mu Weber.. soalnya pernah ya ada Nat keramik di rumah ku dan itu berkerak gak bisa dibilangin malah sampai kelantai jadi kaya kotoran lantai. Thks for sharing next time ulasannya bisa jadi rekomendasi

    BalasHapus
  7. Iya nih harus pakai bahan bangunan yang kualitasnya bagus, rumah ibuku dulu masa baru renov dapur keramik temoat masaknya pada berlepasan huhu

    BalasHapus
  8. Wah iya bener banget.... pas kapan gitu hujan gak henti-henti tiba-tiba di lantai kamar ada air eh ternyata rembes dari bawah.. duhhh bisa deh ini nanti aku sharing ke suami biar jadi solusi

    BalasHapus
  9. Setuju mba sebelum bangun rumah sebaiknya konsultasi dulu ke ahlinya.

    BalasHapus
  10. Wah baru tahu saya kalau namanya nat keramik. Memang penting banget ya memilih nat keramik yang bagus biar rumah awet dan tahan lama

    BalasHapus
  11. Iya sih biasanya yang sering kena air jd lembab, jd nya lekas kusam/ rusak.
    Emang kalau merekatkan keramik kudu pakai nat yg bagus kualitasnya supaya gak gampang pecah. Baru tau merk Weber ini, makasih infonya, kali ada rezeki buat renov jd bisa makai hehe

    BalasHapus

Welcome to my second home, dan terima kasih sudah mampir ke rumah.