Tiga tahun yang lalu



September 2011

3 tahun yg lalu, calon mahasiswi-mahasiswi baru akademi kebidanan di salah satu kampus yg berada di tangerang saling berkenalan mengenalkan diri kami di acara ospek, kami menyebutnya PPSM .

3 tahun yg lalu, wajah-wajah baru menjadi teman baru yg akan sama-sama berjuang untuk 3 tahun kedepan demi sebuah cita-cita.

3 tahun lalu, perjuangan dimulai. Perjuangan menggapai impian untuk menjadi seorang bidan, impian yg entah sejak kapan diimpikan walau banyak dari kami yg tak pernah punya mimpi menjadi seorang bidan tapi akhir nya ikut berjuang disini hanya demi kebahagiaan orang tua, termasuk aku.

3 tahun lalu, ilmu baru didapat. Yah ilmu baru, karna sebagian dari kami tak pernah mempelajari itu semua sebelum nya.

3 tahun lalu, proses demi proses kami lalui semua nya dengan “masih senang-senang” dan “tanpa beban”
Tahun demi tahun proses itu semakin sulit, menguras segala nya, baik tenaga, waktu serta materi hingga tak sedikit yg memutuskan untuk menghentikan “impian" nya, juga tak sedikit dari kami yg sering mengeluh tentang proses ini. Tapi pada hakikat nya kami sadar, proses-proses ini lah yg akan menghantarkan kami menggapai impian kami menjadi seorang bidan.

September 2014
3 tahun sudah kami menjalani proses-proses yg bisa kami katakan ‘sangat melelahkan’. Waktu kami lebih banyak dihabiskan di kampus, rumah sakit, puskesmas dan lahan praktik lain nya tapi itu semua tak menyurutkan langkah kami demi sebuah impian.

Am.Keb, itu lah gelar kami, tak lama lagi gelar itu akan ada dibelakang nama kami, karna 3 tahun yg ‘sangat melelahkan’ itu tak lama lagi akan kami bayar dengan hari yg paling bahagia  yaitu ” WISUDA “ yg insyaAllah akan kami laksanakan oktober mendatang.

Terimakasih Allah, terimakasih untuk orang tua kami dan terimakasih untuk orang-orang yg tak lelah mensupport kami. Akhirnya, penantian selama 3 tahun ini akan segera kami rasakan :)


           

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah mampir ke rumah. Ada komentar? Silahkan tinggalkan jejak, ya!


Sincerely.
Icha